SMK Sunan Ampel (SMEKSA) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring industri dari PT Indospring yang dilaksanakan di Bengkel Teknik Kendaraan Ringan (TKR) serta Laboratorium Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana praktik, pelaksanaan pembelajaran produktif, serta kesesuaian kompetensi peserta didik dengan standar dan kebutuhan industri saat ini. Kehadiran PT Indospring menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses pembelajaran di SMEKSA telah mengarah pada pembelajaran berbasis industri (teaching factory dan link and match).
Dalam pelaksanaannya, tim dari PT Indospring melakukan observasi menyeluruh terhadap kondisi bengkel dan laboratorium, mulai dari kelengkapan peralatan praktik, tata kelola ruang, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga budaya kerja industri yang diterapkan kepada peserta didik. Selain itu, pihak industri juga meninjau proses praktik siswa secara langsung dan berdialog dengan guru produktif terkait metode pembelajaran yang digunakan.
Kepala SMK Sunan Ampel menyampaikan bahwa kegiatan monitoring industri ini memiliki peran strategis dalam pengembangan mutu sekolah.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan monitoring dari PT Indospring. Masukan dari dunia industri sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, agar pembelajaran di SMEKSA benar-benar selaras dengan kebutuhan industri. Harapan kami, lulusan SMEKSA tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga karakter, disiplin, dan etos kerja yang kuat,” ungkap beliau.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menegaskan bahwa SMEKSA terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan melalui pembaruan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, serta penyediaan sarana praktik yang relevan dengan perkembangan teknologi industri. Monitoring industri menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga relevansi tersebut.
Sementara itu, perwakilan dari PT Indospring menyampaikan apresiasi atas kesiapan fasilitas Bengkel TKR dan Laboratorium DKV serta TKJ yang dimiliki oleh SMEKSA.
“Kami melihat bahwa SMEKSA memiliki komitmen yang baik dalam menyiapkan peserta didik menuju dunia kerja. Fasilitas praktik sudah cukup memadai dan proses pembelajaran berjalan dengan baik. Ke depan, kami berharap sekolah terus memperkuat penerapan standar industri, terutama dalam kedisiplinan, ketelitian kerja, keselamatan, serta penguasaan keterampilan teknis agar lulusan benar-benar siap terjun ke industri,” ujar perwakilan PT Indospring.
Selain memberikan penilaian dan masukan, pihak PT Indospring juga mendorong agar kerja sama antara industri dan sekolah dapat terus ditingkatkan, baik dalam bentuk sinkronisasi kurikulum, program praktik kerja industri (Prakerin/PKL), magang guru, hingga peluang rekrutmen lulusan.
Melalui kegiatan monitoring industri ini, diharapkan terjalin hubungan kemitraan yang semakin erat dan berkelanjutan antara SMEKSA dan PT Indospring. Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di dunia industri, sejalan dengan visi SMEKSA sebagai sekolah vokasi yang unggul, berkarakter, dan berorientasi pada kebutuhan industri.

Posting Komentar