Facebook SDK



PASURUAN – SMK Sunan Ampel kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berwawasan global. Pada hari ini, sekolah sukses melaksanakan agenda tahunan Kunjungan Industri (KI) dengan destinasi utama PT Amerta Indah Otsuka, perusahaan manufaktur kelas dunia yang memproduksi Pocari Sweat dan Soyjoy di Pasuruan, Jawa Timur.


Kunjungan ini merupakan langkah strategis sekolah untuk mengimplementasikan Link and Match antara kurikulum pendidikan vokasi dengan standar industri terkini. Sebanyak ratusan siswa dari lintas jurusan terlibat aktif dalam observasi lapanganini.

​Eksplorasi Lintas Kompetensi Keahlian

​Setiap jurusan diberikan arahan khusus untuk mengamati aspek-aspek industri yang relevan dengan bidang studi mereka masing-masing:

​1. Desain Komunikasi Visual (DKV): Bedah Strategi Branding & Visual

​Siswa jurusan DKV tidak hanya melihat mesin, tetapi mengobservasi bagaimana kekuatan sebuah brand dibangun. Mereka mempelajari:

​Visual Identity: Bagaimana konsistensi warna biru dan logo Pocari Sweat diaplikasikan di seluruh elemen pabrik.

​Packaging Design: Melihat langsung proses labeling botol dengan presisi tinggi.

​Media Edukasi: Mengamati cara perusahaan menyampaikan informasi melalui infografis dan video interaktif di Exploration Center yang menarik secara visual.

​2. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ): Digitalisasi Industri 4.0

​Bagi siswa TKJ, pabrik ini adalah laboratorium raksasa. Fokus pengamatan mereka meliputi:

​Sistem Otomasi: Bagaimana jaringan komputer mengintegrasikan sensor di jalur produksi dengan pusat data.

​Cyber Security & Monitoring: Mempelajari pentingnya konektivitas nirkabel yang stabil untuk memantau performa mesin secara real-time melalui dasbor digital.

​IT Support In Industry: Memahami peran tenaga IT dalam menjaga kelancaran operasional pabrik yang beroperasi 24 jam.

​3. Teknik Kendaraan Ringan (TKR): Mekanika Mesin dan Maintenance

​Siswa TKR mendalami aspek mekanis dan manajemen alat berat, di antaranya:

​Power Plant & Utility: Mengenal sistem penggerak dan energi yang digunakan untuk menjalankan mesin produksi skala besar.

​Manajemen Bengkel & Armada: Melihat bagaimana standar perawatan kendaraan operasional dan alat berat (seperti forklift) dilakukan secara terjadwal.

​Budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja): Mengamati kedisiplinan penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan jalur pedestrian yang ketat, yang menjadi standar wajib di dunia otomotif dan manufaktur.

​Penerapan Budaya Kerja "Kaizen"

​Selain aspek teknis, siswa juga diperkenalkan pada budaya kerja Jepang yang diterapkan di PT Amerta Indah Otsuka, yaitu Kaizen (perbaikan terus-menerus). Pihak manajemen perusahaan menjelaskan pentingnya nilai 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) atau di Indonesia dikenal dengan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).



"Kami ingin siswa SMK Sunan Ampel memiliki mentalitas yang tangguh. Di sini mereka melihat bahwa kebersihan lantai pabrik pun setara dengan kebersihan di laboratorium. Kedisiplinan waktu dan prosedur adalah kunci utama kesuksesan industri," ungkap Ketua Panitia Kunjungan Industri dalam sambutannya.

​Dialog Interaktif dan Penutup

​Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif di aula pertemuan. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari kualifikasi masuk ke perusahaan hingga tantangan teknologi di masa depan. Sebagai bentuk apresiasi, SMK Sunan Ampel menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak PT Amerta Indah Otsuka atas kesediaannya berbagi ilmu dan pengalaman berharga.

​Dengan terlaksananya kunjungan ini, diharapkan siswa-siswi SMK Sunan Ampel memiliki gambaran karier yang lebih jelas dan semakin bersemangat dalam mengasah soft skill maupun hard skill demi menghadapi persaingan di dunia kerja yang sesungguhnya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama